Arti Lambang Pinrang

Lambang/Logo Kabupaten Pinrang terdiri dari delapan bagian yang menggambarkan unsur-unsur historis, sosiologis, ekonomis. Patriotik dan kultural yang keseluruhannya merupakan bagian mutlak yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia

1. Bintang Segi Lima : melambangkan Pancasila dan juga cita-cita luhur rakyat Kabupaten Pinrang untuk mencapai kebahagiaan hidup berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

2. Buah Padi berjumlah 19 butir dan buah jagung berjumlah 7 buah, yang letaknya melingkar, melambangkan hasil utama Kabupaten Pinrang sekaligus melambangkan keadilan sosial. Angka 19 dan 7, juga mengingatkan bahwa kerika Kabupaten Pinrang terbentuk lewat UU No. 29 Tahun 1959, terdiri dari 19 distrik yang kemudian dilebur menjadi 7 Kecamatan Administratif. Angka 19 juga menunjukkan hari lahir Kabupaten Pinrang yang jatuh setiap tahunnya pada tanggal 19 Februari.

3. Bendungan beserta tiang-tiang listriknya, melukiskan Kabupaten Pinrang yang memiliki Bendungan Saddang dan pembangkit tenaga listrik tenaga air (PLTA). Dahulu tenaga listrik hanya Pusat Tenaga Listrik Teppo namun sekarang bertambah dengan beroperasinya PLTA Bakaru.

4. Rantai Permata empat, selain menggambarkan persatuan juga melukiskan bahwa Kabupaten Pinrang sebelum menjadi daerah otonom, terdiri dari empat Swapraja, Swapraja sawitto, Swapraja Batulappa, Swapraja Kassa dan Swapraja Suppa.